Larangan Sudah Dicabut, Wanita di Arab Saudi Kini Legal Mengemudi

oleh
TO GO WITH AFP STORY BY ACIL TABBARA Saudi activist Manal Al Sharif, who now lives in Dubai, drives her car in the Gulf Emirate city on October 22, 2013, as she campagins in solidarity with Saudi women preparing to take to the wheel on October 26, defying the Saudi authorities, fight for women's right to drive in Saudi Arabia. Under the slogan " driving is a choice ", activists have called on social networks for women to gather in vehicles on October 26, the culmination of the campaign launched in September, in the only country in the world where women do not have the right drive. AFP PHOTO/MARWAN NAAMANI

BERITAJAKARTA – Minggu (24/6) lalu, wanita di Arab Saudi akhirnya bisa legal mengemudi mobil untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.  Era baru ini disambut gembira masyarakat, lebih dari 120.000 wanita mendaftarkan diri untuk mendapatkan izin mengemudi.

“Permintaan untuk mendapatkan izin mengemudi sangat tinggi,” ucap Maj. Gen. Mansour Al Turki, juru bicara resmi Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi seperti dilansir kompas mengutip cnn.

Pencabutan larangan wanita mengemudi di Arab Saudi sudah digaungkan sejak September lalu.

Tadinya wanita yang ingin bepergian harus menyewa sopir laki-laki, sekarang lebih banyak wanita bisa bekerja, berwiraswasta, dan mengeksplorasi karena larangan sudah dihapus.

Keputusan pencabutan itu merupakan kunci ambisi Arab Saudi untuk mengembangkan perekonomian, dikenal dalam Vision 2030. Usaha ini didukung penuh oleh Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman.

Walau sudah bebas mengemudi, masih banyak larangan untuk wanita di Arab Saudi, misalnya soal pernikahan, pekerjaan, atau bepergian. (*/kompas)