Jokowi Diminta Ambil Langkah Agar Muslim Indonesia Bisa Tunaikan Ibadah Haji Tahun Ini

oleh
Sejumlah jamaah calon haji berjalan menuju pesawat saat pemberangkatan kloter terakhir Embarkasi Boyolali di Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (17/9). Menurut data Panitia Penyelanggara Ibadah Haji (PPIH), Embarkasi Boyolali telah memberangkatkan 26.482 jamaah calon haji yang terbagi dalam 75 kloter dari daerah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta ke Tanah Suci Mekkah melalui Bandara Adi Soemarmo Boyolali. ANTARA FOTO/ Aloysius Jarot Nugroho/NZ/15.

BERITAJAKARTA.CO.ID – Pemerintah disarankan mengambil langkah agar umat Islam di Indonesia bisa menunaikan ibadah haji tahun ini. Salah satu upaya yang mungkin bisa dilakukan yakni menjalin komunikasi intensif dengan Pemerintah Arab Saudi.

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto meminta agar Presiden Joko Widodo turun tangan melobi Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz agar para calon jemaah Indonesia bisa menunaikan ibadah haji 1442 Hijriah atau tahun ini.

Permintaan itu disampaikan saat rapat kerja anggota dewan dengan Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan, Menteri Perhubungan RI di Kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta pada Senin, 15 Maret 2021.

“Kalau perlu pak presiden [Jokowi] bisa melakukan lobi langsung kepada Raja Saudi bisa memprioritaskan jemaah haji Indonesia,” kata Yandri, mengutip CNNIndonesia.com.

Yandri menganggap lobi-lobi diperlukan agar calon jemaah haji Indonesia bisa mendapatkan prioritas untuk diberangkatkan tahun ini. Terlebih, pada tahun lalu Indonesia tak mengirimkan jemaah haji ke Saudi lantaran imbas dari pandemi virus Corona.

Yandri tak ingin jika tahun ini Indonesia justru tak lagi mendapatkan kouta jemaah haji dari Arab Saudi. Sedangkan negara-negara lain bisa mendapatkannya.

“Kalau sampai 2021 kita nggak memberangkatkan jemaah haji, sementara negara lain bisa berangkatkan jemaah haji, itu nggak baik buat negara kita. Biasanya jemaah kita sebagai penyumbang jemaah haji di tanah suci,” ucap Yandri.

Lebih lanjut, Yandri menilai selama ini koordinasi pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama dengan pihak Saudi untuk membahas persiapan haji berjalan baik. “Saat ini tinggal menunggu kepastian dari pihak Saudi,” tambah dia.

Kementerian Agama sebelumnya menyatakan bahwa pemerintah Kerajaan Arab Saudi sampai saat ini belum juga memberikan kabar resmi mengenai pelaksanaan ibadah haji tahun 2021 atau 1442 Hijriah. Hal tersebut berkaitan dengan masih masifnya penyebaran virus Corona di berbagai belahan dunia. (mg1/bpc)