Turun Harga di Indonesia, Xpander Tambah Mahal di Filipina

oleh

BERITAJAKARTA.CO.ID – Harga mobil-mobil di Indonesia mulai bulan ini lebih murah. Soalnya, pemerintah memberlakukan diskon PPnBM (pajak penjualan atas barang mewah) untuk mobil baru.

Tak semua mobil baru dapat diskon PPnBM. Hanya mobil yang diproduksi di Indonesia dengan pembelian lokal 70%, bermesin 1.500 cc ke bawah tipe 4×2 atau sedan yang harganya lebih murah berkat diskon PPnBM. Salah satu yang terkena diskon PPnBM ini adalah Mitsubishi Xpander.

Dalam siaran persnya, Mitsubishi menyebut harga Xpander kini lebih murah Rp 14-18 jutaan karena ada diskon PPnBM 100%. Namun, Mitsubishi Xpander di Filipina beda nasib, harganya malah lebih mahal. Kenapa begitu?

Seperti diberitakan sebelumnya, Departemen Perdagangan dan Industri (DTI) Filipina memberlakukan safeguard berupa bea masuk tindakan pengamanan perdagangan sementara (BMTPs) atas impor mobil penumpang dan kendaraan niaga ringan. Safeguard merupakan upaya melindungi produk lokal dari serbuan impor produk serupa yang dinilai mengancam kelangsungan industri dalam negeri. Mobil yang diimpor ke Filipina dari berbagai negara, termasuk Indonesia akan dikenakan tarif yang lebih besar. Salah satu yang terdampak adalah Xpander buatan Indonesia yang dikirim ke Filipina.

Dilansir Autoindustriya, Mitsubishi Xpander dan Xpander Cross buatan Indonesia yang dikirim ke Filipina itu dikenakan biaya tambahan sebesar 78.400 peso Filipina (Rp 23 jutaan). Artinya, konsumen di Filipina harus membayar Rp 23 juta lebih mahal untuk membeli Xpander dan Xpander Cross.

Filipina merupakan salah satu tujuan ekspor Mitsubishi Xpander. Sayangnya, pemerintah Filipina mengeluarkan kebijakan untuk membatasi impor mobil ke negaranya. Alhasil, mobil Xpander buatan Indonesia yang dikirim ke Filipina pun lebih mahal.

Sejak tahun 2018, Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) memproduksi dan mengekspor Xpander ke Filipina. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), tahun lalu Mitsubishi mengirim 7.847 unit Mitsubishi Xpander buatan Cikarang ke Filipina. Tak cuma itu, Mitsubishi juga mengekspor 3.254 unit Xpander Cross ke Filipina.

Secara spesifikasi, dikutip dari detikcom, Xpander di Filipina dan Indonesia tak jauh berbeda. Hanya ada beberapa penyesuaian tergantung dari kebijakan negara tujuan.

Mitsubishi Xpander dibekali mesin berkode 4A91 MIVEC DOHC 16-valve 1.499 cc. Mesin itu mampu menyemburkan tenaga hingga 104 PS pada 6.000 rpm dengan torsi maksimal 141 Nm pada 4.000 rpm. Mesin dikawinkan dengan transmisi otomatis 4 percepatan atau transmisi manual 5 percepatan.

Dari segi eksterior, Mitsubishi Xpander dilengkapi velg 16 inchi, bumper depan dan belakang, spoiler belakang, window defogger, shark fin antenna, kamera belakang serta sensor parkir belakang.

Sementara di interiornya, Mitsubishi Xpander bisa menampung hingga 7 orang penumpang. Mobil ini dilengkapi dengan fitur setir yang bisa diatur tilt & telescopic, keyless operating system hingga head unit 7 inchi dengan konektivitas smartphone.

Sedangkan soal fitur keamanan, Mitsubishi Xpander memiliki power window timer yang dapat membuka/menutup power window hingga 30 detik setelah mobil dimatikan, headlight auto off function, auto door relock system, anti-lock braking system (ABS), hill start assist, pedestrian protection, active stability control, dual SRS airbag, emergency stop signal, cruise control sampai welcome light & coming home light (lampu menyala saat pintu mobil baru dibuka dan tetap menyala selama 30 detik saat turun dari mobil).(mg1)