Meski Pandemi Covid-19, Pasar Ponsel Indonesia Naik

oleh

BERITAJAKARTA.CO.ID – Pandemi COVID-19 telah menghajar pasar ponsel di Indonesia. Tapi hebatnya masih bisa tumbuh meski angkanya tipis.

Dikutip dari detikcom, Rabu 17 Maret 2021, berdasarkan Quarterly Mobile Phone Tracker IDC, pengiriman smartphone di Indonesia mencapai 11,7 juta unit pada 4Q20. Bila ditotal sepanjang tahun 2020 ada 36,8 juta perangkat yang dikapalkan ke Tanah Air. Angka tersebut tumbuh 1% dari tahun sebelumnya.

IDC melihat pasar mengalami penurunan tajam sebesar -18% YoY di paruh pertama tahun 2020. Penyebabnya penerapan lockdown di sejumlah daerah.

Tetapi pasar dapat pulih dengan cepat di paruh kedua 2020. IDC mencatat terjadi pertumbuhan sebesar 19% YoY. Hal ini didorong oleh tertahannya pembelian karena kekurangan pasokan dan penutupan ritel pada kuartal kedua. Ditambah lagi peningkatan utilitas smartphone untuk mendukung berbagai aktivitas bekerja dan belajar dari rumah.

Daya beli konsumen yang lebih rendah dan kebutuhan akan ponsel terjangaku mendorong pertumbuhan segmen low-end mencapai 45% pada tahun 2019. Ini membuat pangsa pasar ponsel kisaran Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta mencapai 65%, selain itu memicu persaingan sengit merek-merek utama ponsel Android.

“Pasar smartphone Indonesia mampu bertahan di tengah pandemi COVID-19 yang mengubah bagaimana cara orang berinteraksi. Kebutuhan akan smartphone melonjak, baik itu untuk mendukung Work-from-Home, Home- based-Learning, layanan streaming hiburan, atau sekedar berkomunikasi secara virtual,” kata Risky Febrian, Market Analyst, IDC Indonesia.

“Penerapan regulasi registrasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) juga terus menunjukkan hasil yang positif, dengan meminimalisir peredaran smartphone ilegal di pasaran. Faktor ini diperkirakan memiliki peran besar untuk pemulihan pasar smartphone lebih lanjut di tahun 2021 dan seterusnya, di mana kami memperkirakan akan tumbuh sekitar 20% pada tahun 2021,” pungkas Risky. (mg1)