Ratusan ribu mitra pengemudi ojek online akan mendapatkan akses perlindungan jaminan sosial secara gratis mulai awal 2026. Program ini merupakan kolaborasi antara perusahaan transportasi digital Gojek dan lembaga jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan untuk memperkuat perlindungan bagi pekerja sektor informal.
Kebijakan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kesejahteraan mitra driver yang selama ini rentan terhadap risiko kerja di lapangan, seperti kecelakaan dan kehilangan penghasilan. Dengan adanya perlindungan BPJS gratis, para pengemudi diharapkan memiliki jaring pengaman sosial yang lebih kuat.
Program jaminan sosial tersebut mencakup perlindungan kecelakaan kerja dan jaminan kematian bagi mitra driver yang aktif. Skema ini dirancang agar para pengemudi tetap mendapatkan manfaat perlindungan meski bekerja dalam ekosistem ekonomi digital yang fleksibel dan tidak terikat kontrak kerja formal.
Pihak perusahaan menyatakan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup mitra driver. Selain fokus pada pertumbuhan bisnis, perusahaan juga menempatkan aspek kesejahteraan mitra sebagai prioritas dalam pengembangan ekosistem transportasi digital di Indonesia.
Melalui program ini, iuran BPJS bagi ratusan ribu driver akan ditanggung sehingga mereka tidak perlu membayar biaya bulanan secara mandiri. Langkah tersebut dinilai dapat mendorong lebih banyak pekerja informal untuk masuk ke dalam sistem jaminan sosial nasional.
Di sisi lain, pemerintah menyambut baik kolaborasi ini karena dinilai sejalan dengan upaya memperluas cakupan perlindungan sosial bagi pekerja non-formal. Selama ini, sektor informal menjadi kelompok yang masih memiliki tingkat kepesertaan jaminan sosial relatif rendah dibandingkan pekerja formal.
Pengamat ketenagakerjaan menilai kebijakan ini berpotensi menjadi model perlindungan pekerja gig economy di Indonesia. Dengan meningkatnya jumlah pekerja berbasis aplikasi, skema jaminan sosial yang adaptif dianggap penting untuk menjawab tantangan perubahan struktur tenaga kerja.
Selain memberikan perlindungan dasar, program ini juga diyakini mampu meningkatkan rasa aman dan produktivitas para mitra driver. Dengan adanya jaminan risiko kerja, pengemudi dapat bekerja dengan lebih tenang tanpa khawatir terhadap dampak finansial jika terjadi musibah di jalan.
Perusahaan juga menyebut akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan program kesejahteraan mitra, termasuk pelatihan keselamatan berkendara dan dukungan finansial lainnya. Langkah ini bertujuan menciptakan ekosistem kerja yang lebih berkelanjutan di tengah persaingan industri transportasi digital.
Implementasi program BPJS gratis bagi driver dijadwalkan berlangsung bertahap mulai awal 2026, dengan prioritas bagi mitra aktif yang memenuhi kriteria tertentu. Pendataan dan integrasi sistem sedang disiapkan agar penyaluran manfaat dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Dengan adanya kebijakan ini, perlindungan sosial bagi pekerja platform digital di Indonesia memasuki babak baru. Program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi, tetapi juga memperkuat sistem jaminan sosial nasional di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital.





