Harga Stroberi Sembalun Anjlok Jadi Rp 5.000 per Kilogram

oleh -1.157 views

BERITAJAKARTA – Harga buah stroberi produksi kawasan perkebunan di Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, (NTB), kian merosot setelah gempa Lombok.

“Sekarang harga stroberi jadi Rp 5.000 per kilogram,” kata Rusmala, pengusaha muda yang memiliki ladang stroberi di kawasan perkebunan kaki Gunung Rinjani di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Selasa, 21 Agustus 2018.

Rusmala tidak memungkiri anjloknya harga salah satu komoditas unggulan di Sembalun tersebut merupakan bagian dari dampak gempa bumi yang terus mengguncang Lombok. “Biasanya bulan-bulan ini ramai, ada yang datang metik langsung, ada juga yang beli borong,” ujarnya.

Ketika musim panen raya stroberi, jumlah kunjungan wisatawan ke Sembalun tinggi. Bahkan harga stroberi untuk per kilogramnya, bisa menembus Rp 40-50 ribu. “Ini jauh turunnya. Karena memang sepi,” kata Hamdani, salah seorang pengusaha yang menjual berbagai produk tani Sembalun.

Dengan kondisi seperti ini, Hamdani melanjutkan, tentu berdampak pada perekonomian masyarakat Sembalun yang sebagian besar mengandalkan produksi perkebunan. “Mau bagaimana lagi, kita cuma bisa berharap semoga bencana ini cepat selesai dan Sembalun kembali ramai,” ujarnya.

Gempa Lombok mulai terjadi sejak 29 Juli 2018 dengan kekuatan 6,4 skala Richter (SR). Gempa susulan yang lebih besar terjadi pada 5 Agustus 2018 dengan magnitudo 7 SR. Kemudian datang lagi gempa susulan berkekuatan 6,9 SR yang terekam pada Minggu malam, 19 Agustus 2018. (*/Tempo)