Tak Direstui Dekati Cucu Korban, Pelaku Tikam Ustaz di Jakbar

oleh -55 views

BERITAJAKARTA.CO.ID – Polisi mengungkap motif di balik penusukan ustaz yang terjadi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Pelaku, MGS alias Galang (25), mengaku membunuh korban, Saidi, karena dendam pribadi.

“Jadi terkait motif ini kita sudah melakukan serangkaian pendalaman terhadap pelaku, jadi berdasarkan pengakuan pelaku. Pelaku menaruh dendam terhadap korban MS,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes M Syahduddi kepada wartawan, Jumat (24/5/2024).

Galang mengakui bahwa dendam tersebut muncul karena tidak direstui untuk mendekati cucu korban yang berinisial A. Hubungan antara pelaku dan cucu korban dimulai dua tahun lalu, ketika Galang bekerja sebagai sekuriti di Pasar Kedoya, tempat cucu korban bekerja di sebuah toko emas.

“Pelaku menaruh hati kepada cucu korban berinisial A, pelaku datang berkunjung ke rumah A yang juga rumah korban. Namun dalam kegiatan berkunjung bertamu, pelaku mendapatkan sambutan atau perlakuan yang kurang baik kalau menurut pelaku dan terkesan seperti merendahkan pelaku,” kata Syahduddi.

Kapolres juga menegaskan bahwa tidak ada motif SARA dalam kasus pembunuhan ini, melainkan murni dendam pribadi.

“Motif ini terjawab bahwa motif tidak ada kaitannya dengan unsur SARA murni kepada urusan pribadi. Dendam pelaku terhadap korban,” jelasnya.

Pelaku Melawan Saat Ditangkap

Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dengan menembak MGS saat penangkapan, karena pelaku berusaha melawan dan melarikan diri.

“Sempat melakukan perlawanan, pelaku akhirnya dilumpuhkan petugas,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Andri Kurniawan pada Jumat (24/5).

Sebelumnya, seorang ustaz bernama Saidi tewas ditikam saat hendak melaksanakan salat Subuh di kawasan Pesing Garden, Kedoya Utara, pada Kamis (16/5). Kejadian tragis ini terjadi saat korban dan para jemaah hendak melaksanakan salat Subuh berjemaah di musala.

No More Posts Available.

No more pages to load.